-->
TAK
dipungkiri, sementara kalangan masih banyak yang meragukan kemampuan Rhoma
Irama maju sebagai kandidat calon presiden. Mereka mengetahuinya, Rhoma Irama
sebatas sebagai seniman legendaris dan Raja dangdut. Kedudukannya sebagai
selebriti dangdut masih diragukan untuk mampu tampil di kancah politik dan
pemimpin bangsa dan negara. Padahal, bila melihat
track record karir
Rhoma Irama, tak perlu diragukan lagi untuk tampil memimpin bangsa yang majemuk
ini. Bila dirunut, Rhoma bukan hanya sukses memimpin ‘kerajaan dangdut’ dengan
rakyat berjumlah puluhan juta penggemar yang selama ini disandangnya. Dia juga
seorang dai kodang, yang berusaha memperbaiki aklaq bangsa dan telah keliling
ke berbagai pelosok nusantara. Untuk lebih detailnya, mari kita kaji 10
kelebihan yang luar biasa dari seorang Rhoma Irama:
1.Seniman yang Sangat Popular
Rhoma adalah seorang seniman yang memiliki popularitas yang sangat tinggi.
Dia telah membintangi kurang lebih 30 buah film. Dalam mayoritas filmnya, dia
pemeran utama dan memerankan dirinya sendiri, tak pernah merubah namanya
sebagaimana umumnya bintang film. Filmnya disukai penggemarnya karena
menggabungkan musik, percintaan dan dakwah. Sehingga mendapat julukan
‘Sunan
Kalijaga’ baru. Karena mampu mengajak orang melakukan kebaikan, melalui
media music dan film. Dari film dan lagunya yang berjumlah sekitar 800 judul
lagu, yang sarat akan pesan2 moral, membuat Rhoma Irama sangat digemari oleh
masyarakat. Dia seniman yang bertahan sukses selama lebih 40 tahun lamanya.
Sehingga sosok Rhoma telah menjadi idola bahkan panutan bagi sebagian besar
rakyat
Indonesia
di seluruh pelosok tanah air. Hal ini dibuktikan dari setiap penampilan Rhoma
& Soneta Groupnya, dalam berbagai pergelaran
on air maupun
off
air di seluruh
Indonesia,
selalu dibanjiri oleh puluhan ribu pengunjung. Begitu juga dalam acara2 tabligh
akbar yang sering dilakukannya, dihadiri puluhan ribu
massa.
Hal ini menunjukan bahwa Rhoma mempunyai peluang yang sangat besar untuk
terpilih menjadi seorang kepala negara, yang dalam system demokrasi
one man
one vote, dimana seorang pemimpin ditentukan oleh pilihan mayoritas rakyat.
2. Politisi yang sarat Pengalaman.
Rhoma adalah seorang politisi sejati. Memang dia tak secara langsung
memimpin partai, tetapi dia mampu diterima partai-partai yang berbasis Islam di
negeri ini. Awal karir politiknya dimulai tahun 1977 sampai 1987 mendukung
salah satu partai politik berbasis Islam. Rhoma berhasil membawa aspirasi Islam
ketika Presiden Soeharto dan Orde Baru pada awalnya memperlemah gerakan akidah
islamiah. Berkat perjuangan yang luar biasa, akhirnya Orde Baru menyatukan azas
tunggal, yaitu Pancasila dan memberikan keleluasaan kepada umat Islam
menjalankan ibadahnya.Tahun 1997, Rhoma juga pernah duduk di kursi DPR RI. Dari
fakta itu, Rhoma Irama tak lagi diragukan kemampuan berpolitik. Yang merupakan
persyaratan mutlak bagi seorang kepala negara.
3. Mubaligh yang Sangat Konsisten.
Rhoma Irama juga seorang ulama dan mubaligh yang sangat konsisten dalam
menjalankan
amar ma’ruf nahi munkar. Di berbagai kegiatannya dalam
kapasitas sebagai mubaligh ataupun sebagai seorang seniman. Penampilannya di
panggung televisi yang disiarkan secara nasional, bukan saja menghibur jutaan
rakyat, tetapi sekaligus diselipkan pesan dakwah. Rhoma Irama juga dapat
diterima di semua kalangan umat Islam. Bukan saja di kalangan Nahdlatul Ulama
dan Muhammadiyah, tetapi juga di kalangan Al Irsyad, Jamiatul wasliyah, Pesis
dan Ormas Islam lainnya. Keulamaannya juga terbukti dengan didaulatnya Rhoma
sebagai Ketua Umum ormas Islam FAHMI TAMAMI (Forum Silaturahmi Ta’mir Masjid
& Musholla Indonesia) yang sudah eksis di 28 propinsi dan ratusan tingkat
kabupaten kota. Bangsa yang
religious seperti
Indonesia
ini tentu sangat membutuhkan seorang pemimpin yang
religious pula.
4. Negarawan yg memiliki integritas Tinggi.
Selain lagu dakwah dan percintaan, Rhoma Irama juga mampu memnciptakan lagu
yang menunjukkan sikap kenegarawanannya. Hal itu dibuktikan dari lirik-lirik
lagunya yg sebenarnya merupakan visi dan misinya sbg seorang yang berpotensi
untuk menjadi pemimpin bangsa. Misalnya dalam lagu yg berjudul
“200
juta” Rhoma jelas punya komitmen untuk mempersatukan bangsa yg majemuk
ini. Kemudian dalam lagunya yang berjudul
“kita adalah satu” Rhoma
membuktikan dirinya sbg seorang pluralis yg dibutuhkan oleh bangsa yg multi
agama ini. Dalam lagu tersebut, bisa disimak liriknya yg berbunyi
“walau
kita beda dlm bahasa,walau kita beda dlm budaya walau kita beda dlm agama, kita
adalah satu……..Indonesia.
Rhoma Irama juga pernah sukses menggalang kekuatan sejuta umat berdemo ke DPR
untuk menuntut segera disahkannya UU Pornografi. Rhoma juga memelopori demo
antipembajakan hak cipta bersama artis dan pencipta lagu lainnya.
5. Anti Korupsi, Pejuang HAM, Antijudi dan Narkoba
Rhoma Irama sejak muda telah memiliki misi menentang segala bentuk korupsi.
Dalam lagu berjudul
‘’Indonesia’’,
terdapat lirik
“Selama korupsi semakin menjadi-jadi jangan diharapkan
adanya pemerataan………., hapuskan korupsi disegala birokrasi agar terlaksana
kehidupan yang merata…….” Dalam syair ini jelas membuktikan bahwa Rhoma
punya komitmen yang kuat untuk memberantas korupsi jauh sebelum KPK didirikan.
Rhoma pun mempunyai komitmen untuk menghormati hak azazi manusia. Hal ini
terbukti dengan menciptakan sebuah lagu yang berjudul
“ Hak Azazi “
jauh sebelum HAM didengungkan di dunia international. Dengan lirik
‘’Kebebasan
bersuara, itu hak hak azasi. Kebebasan beragama, itu hak azasi. Kita bebas
untuk melakukan segala galanya, asal saja tidak bertentangan dengan Pancasila’’.Rhoma
juga adalah seorang yang konsen terhadap pembangunan karakter dan moral bangsa.
Hal itu tertuang di dalam lagu-lagu karyanya yang berjudul
Judi,
Narkoba, Mirasantika, Haram, Perjuangan dan Doa, Pengorbanan, Musik, Generasi
Muda, Stress, Euforia, Reformasi, Persaingan, Ukhuwah dan banyak lagi
lagu-lagu lainnya.
Komitmennya terhadap pembentukan karakter dan moral bangsa itupun dibuktikan
dengan mendirikan ormas GERAM (Gerakan Rakyat Anti Madat) bersama Sofyan Ali
dan Jenderal (Pol)Purn Putra Ade Astaman. Selain itu, juga mendirikan FORGAPP
(Forum Gerakan Rakyat Anti Pornografi dan Pornoaksi). Forgapp ini yang telah
menjadi lokomotif dari gerakan rakyat yang mendorong
DPR
RI untuk melahirkan UU Pornografi.
6. Leadership yang tangguh.
Rhoma Irama juga seorang pemimpin yang tangguh. Hal itu dibuktikan dengan
masih berdiri dan eksisnya group musik SONETA yang dipimpinnya sejak tahun 1970
sampai saat ini, telah berusia 42 tahun (1970-2012). Sehingga dengan demikian
Soneta Group adalah group musik yang terlanggeng di dunia, disamping The
Rolling Stone pimpinan Mick Jagger. Kemampuan leadership yang tangguh menjadi
syarat mutlak untuk menjadi pemimpin bangsa.
7. Tokoh nasional dihormati dunia international
Rhoma Irama bukan saja dihormati di dalam negeri, tetapi juga disegani di
luar negeri. Ini terbukti dari kiprahnya mengadakan pentas,
performance
dan kegiatan-kegiatan lainnya di berbagai negara di antaranya: Malaysia,
Singapura, Brunei, Hongkong, Thailand, Taiwan, Philipina, Jepang, Australia,
India, Mesir, Inggris.
Bahkan University
of Pittsburgh
di
USA
mengundang Rhoma tidak hanya untuk sebuah performance, tetapi juga terutama
sebagai peserta dari Konferensi Islam International dalam bidang Kebudayaan in
Indonesia
and
Malaysia.
Rhoma telah membuat paper yang berjudul
“Music Is Not Just For Fun Only But
It’s a Responsibility To God and To The People” yang ternyata merupakan
makalah yang terbaik dari 9 pemakalah dari 9 negara, di event internasional
tersebut.
8. Lirik dan Lagunya Dipelajari di 70 universitas di 70 negara
Rhoma Irama, seorang musisi dari
Indonesia,
ternyata mendapat penghargaan sebagai musisi yang karyanya dipelajari di kampus
berbagai negeri di dunia. Menurut
Prof Andrew Weintraub, Guru
Besar kebudayaan di University Of Pittsburgh Amerika Serikat, ternyata
lagu-lagu Rhoma dipelajari di 70 universitas di 70 negara. Ini membuktikan bahwa
Rhoma juga memiliki kemampuan lobby international yang dibutuhkan oleh seorang
kepala negara.Rhoma Irama juga mampu berbahasa Inggris dengan baik, sehingga
mempermudah komunikasi dalam berbagai undangan pentas maupun perjalanan di
seluruh dunia.
9. Pendukung Setia NKRI, Pancasila dan UUD 1945
Sikap Rhoma Irama tidak diragukan lagi, sebagai pendukung setia kepada NKRI
harga mati. Selain Pancasila dan UUD 1945. Dalam kondisi negara yang carut
marut penuh dengan praktek-praktek korupsi, terorisme, tawuran antar kelompok
anak bangsa, anarkisme yang dilakukan oleh berbagai komponen bangsa, terjadinya
berbagai macam kemaksiatan, ini merupakan indikasi dari dekadensi moral yang
sangat parah. Apabila dibiarkan, pasti akan membawa kehancuran bangsa
Indonesia
yang justru berfalsafah Pancasila ini. Dalam banyak lagunya, Rhoma Irama tak
ragu menyebut kata Pancasila sebagai landasan dasar negara.
10. Berani tapi Rendah Hati.
Walaupun Rhoma Irama sejak mudah sudah termasuk selebriri kepada atas, tetap
Rhoma Irama tetap rendah hati. Meminta maaf bila ada kesalahan, menghormati
perbedaan, dan memberikan teladan di berbagai bidang kehidupan. Dijadikan
kritikan dan olokan berbagai kalangan, Rhoma Irama hanya membalas dengan
senyuman. Ini menandakan kerendahan hati seorang negarawan terhadap rakyatnya.
Itulah sebabnya, desakan terhadap Rhoma dari kalangan ulama, politisi dan
masyarakat untuk tampil dalam bursa Pilpres 2014 adalah sebuah keniscayaan.
Yakni dalam rangka menyikapi meredupnya partai2 Islam, selain tidak adanya
tokoh2 Islam yang mempunyai ‘nilai jual’ pada pilpres 2014 mendatang. Maka,
kehadiran Rhoma Irama diharapkan bisa menjadi
figure alternative yang
dapat ditampilkan sebagai pemimpin bangsa ke depan. Karena di samping Rhoma
memiliki
akseptabilitas yang merata di kalangan umat. Melihat kondisi
ini, sosok Rhoma adalah seorang pimpinan yang paling tepat untuk membawa bangsa
Indonesia keluar dari ancaman kehancuran multi dimensional dan membawa bangsa
Indonesia menjadi bangsa yang
Baldatun Thoyibatun Warobbun Ghafur
(Negara yang baik dan penuh ampunan serta rahmat tuhan). Amien.
(surya
aka syahnagra)
Catatan: Kalau materi tulisan ini bermanfaat, silakan diperbanyak, terutama
untuk disampaikan kepada media umum maupun yang anti Rhoma Irama. Bisa juga
dikutip sebagian untuk menjawab berbagai tuduhan negatif terhadap Rhoma Irama.